Mqp4NaR5Map5NGZaLGtaMaV8NTcsynIkynwpACBc

Begini Dampak Mengerikan Akibat Lantai Kolam Renang yang Licin!

terpeleset dan terjatuh merupakan salah satu permasalahan yang kerap terjadi ak…

BLANTERLANDINGv101
6993287981039837150

Begini Dampak Mengerikan Akibat Lantai Kolam Renang yang Licin!

Sabtu, 03 April 2021

 

dampak lantai kolam renang yang licin

Kegiatan berenang tak hanya sekedar untuk sarana hiburan saja, melainkan juga menjadi salah satu kegiatan olahraga yang tentunya bagus untuk kesehatan tubuh. Menurut para pakar kesehatan, kegiatan berenang dapat membantu melatih otot bahu, dada, tangan, kaki, dan perut.

Itu sebabnya, mengapa para atlet renang selalu memiliki postur tubuh yang ideal. Akan tetapi, pada kegiatan berenang juga terdapat faktor-faktor yang bisa mencelakai diri kita lho! Ya, salah satunya adalah risiko terpeleset dan terjatuh akibat pinggiran lantai kolam renang yang licin.

Baca juga : Beragam Jenis Lantai Keramik Untuk Rumah

Adapun mengenai beberapa posisi jatuh paling fatal yang sering terjadi di pinggiran kolam renang, seperti jatuh terduduk, jatuh tengkurap, dan jatuh terlentang. Menurut para pakar kesehatan tulang, yang menyebutkan bahwa masing-masing posisi jatuh tersebut memiliki dampak mengerikan.

Lantas, seperti apa sajakah dampaknya?

Bahaya Jatuh Dalam Posisi Terduduk

bahaya posisi jatuh duduk
Tulang ekor manusia itu terletak pada ujung bawah tulang belakang, yang pada umumnya sudah terlindungi dengan baik. Namun, saat mengalami luka akibat terjatuh dalam posisi terduduk, maka bagian tulang ekor bisa memar atau dislokasi tulang.

Berbagai bentuk cedera pada tulang ekor biasanya akan memicu masalah serius, karena terdapat banyak saraf dan otot yang melekat pada tulang ekor. Ya, seperti saraf yang mengelilingi seluruh tulang belakang, otot-otot dasar panggul, daerah usus, hingga paha dan kaki bagian atas.

Terdapat beberapa dampak yang akan kita rasakan pasca terjatuh dalam posisi terduduk seperti berikut :

  • Rasa sakit ketika akan duduk maupun setelah duduk
  • Sakit akut saat bergerak dari posisi duduk ke berdiri
  • Rasa nyeri di seluruh tubuh, terutama di bagian pinggang dan panggul
  • Mengalami sakit kepala yang cukup menyiksa
  • Nyeri di area tulang ekor yang tidak kunjung mereda dalam jangka waktu lama
  • Mengalami masalah pencernaan kronis seperti sembelit
  • Pada wanita, maka akan mengalami kram hebat saat menstruasi
  • Mengalami depresi dan susah tidur malam
  • Rasa sakit saat melakukan hubungan intim.

Bahaya Jatuh Tengkurap

bahaya jatuh tengkurap
ilustrasi jatuh tengkurap

Posisi jatuh tengkurap juga tidak kalah mengerikan dengan jatuh terduduk. Bahkan, tak jarang ada orang yang jatuh tengkurap hingga menyebabkan kematian lho! Seseorang yang jatuh tengkurap harus segera di beri pertolongan, ketika ia mengalami beragam gejala seperti dibawah ini :

  • Kejang-kejang dan pendarahan yang tidak berhenti setelah di tekan
  • Bernafas tapi tubuhnya tidak respontif (pingsan)
  • Terjadi pergerakan mata yang tidak biasa atau perubahan pupil (ini tanda-tanda gegar otak)
  • keluar darah di area telinga dan mata.

Bahaya Jatuh Terlentang

bahaya jatuh terlentang
ilustrasi jatuh terlentang

Biasanya jatuh dalam posisi terlentang ini sering dialami oleh anak-anak. Pasalnya, mereka memang selalu aktif ketika dihadapkan pada wahana-wahana air seperti kolam renang.

Anak-anak sering berlarian di area pinggiran kolam renang tanpa menyadari kondisi lantainya yang licin. Adapun mengenai berbagai dampak akibat terjatuh dalam posisi terlentang seperti berikut :

  • Jatuh terlentang bisa menyebabkan pendarahan akibat adanya benturan keras. Tak hanya pendarahan, kondisi jatuh terlentang juga dapat menyebabkan luka di area luar. Masalah akan lebih serius lagi, jika kondisi pendarahan terjadi di dalam tubuh. Saat terjadi pendarahan di dalam tubuh, maka akan muncul bengkak, lebam, biru pada area tubuh yang terjatuh.
  • Ketika seseorang terjatuh dan mengalami benturan keras di kepalanya, maka ada peluang akan terjadi masalah gegar otak. Dampak gegar otak pada orang dewasa biasanya akan terjadi amnesia (hilang ingatan), gangguan pada fungsi kognitif, hingga menurunnya konsentrasi dan fokus.

Nah, itulah berbagai dampak yang mengerikan saat terjatuh dalam berbagai posisi akibat lantai kolam renang yang licin. Lalu, mengapa pinggiran lantai kolam renang bisa licin?

4 Faktor yang Membuat Pinggiran Kolam Renang Menjadi Licin

1. Tingkat PH yang Terlalu Tinggi

Tingkat PH merupakan hal yang paling berpengaruh terhadap pertumbuhan lumut di pinggiran kolam renang. Apabila tingkat PH terlalu tinggi, maka kelembapan air menjadi tidak stabil dan berwarna kehijauan akibat tumbuh lumut.

Semakin lama lumut dibiarkan, maka air kolam renang juga akan semakin berwarna hijau pekat dan menjadi sarang bakteri. Bahkan, kondisi air kolam yang hijau ini sangat disukai oleh berbagai jenis hewan air lho!

2. Tingkat Phytoplankton yang Tinggi

Selain kadar PH, ternyata tingkat Phytoplankton yang tinggi juga bisa membuat lantai di pinggiran kolam renang menjadi licin. Makhuk ini merupakan salah satu organise dengan ukuran yang sangat kecil, dan termasuk bagian dari keluarga ganggang hijau.

Phytoplankton ini terbagi lagi kedalam dua jenis berbeda. Untuk Phytoplankton jenis pertama, yakni sering menepel pada dinding dan pinggiran kolam renang. Sedangkan Phytoplankton jenis kedua memiliki sel satu yang menyebar di air kolam.

3. Kebersihan Kolam yang Buruk

Inilah yang menjadi alasan bagi si pemilik kolam renang, agar selalu membersihkan kolamnya secara rutin dan teratur. Kegiatan bersih-bersih ini jangan hanya berputat pada air kolamnya saja, melainkan juga harus pada area-area disekitarnya.

4. Perubahan Cuaca

Faktor berikutnya yang membuat area pinggiran kolam renang menjadi licin, yakni karena adanya perubahan cuaca. Ya, terang saja demikian, sebab perubahan cuaca ini akan memicu pertumbuhan lumut di kolam renang dan sekitarnya.

Bukan hanya itu, perubahan cuaca tersebut juga kerap menimbulkan sampah-sampah seperti dedaunan yang terbawa oleh angin ke kolam renang.

Tips Agar Area Kolam Renang Tidak Licin

1. Gunakan Lantai Kayu Outdoor (Wood Decking)

latai kayu outdoor untuk pinggiran kolam renang

Memang tidak bisa dipungkiri lagi, bahwa penggunaan lantai kayu outdoor alias decking ini merupakan pilihan tepat untuk meminimalisir risiko terpeleset di area pinggiran kolam renang. Hal itu bukan tanpa alasan, mengingat tekstur lantai kayu tersebut yang terasa kesat sehingga tidak akan licin meski terkena air.

Bahkan yang lebih hebatnya lagi, decking kayu sudah terbukti tahan terhadap perubahan cuaca, tahan air, dan anti jamur lho. Tak Cuma itu, cara perawatan pada decking kayu ini tergolong cukup mudah dan simple.

Baca selengkapnya di -> Parket Lantai Kayu Outdoor

2. Menanam Pohon di Sekitar Kolam Renang

Menanam Pohon di Sekitar Kolam Renang

Keberadaan pepohonan di area kolam renang berfungsi untuk melindungi airnya dari paparan sinar matahari. Nah, paparan sinar matahari tersebutlah yang menjadi pemicu dari pertumbuhan jamur maupun ganggang secara cepat.

Dalam hal ini, disarankan bagi kamu untuk memilih jenis pepohonan yang memiliki ranting kuat serta daunnya yang tidak mudah berguguran.

3. Menambahkan Water Cleaner

Menambahkan Water Cleaner

Tips berikutnya yang bisa kamu lakukan agar kolam renang tidak licin, yakni dengan menambahkan water cleaner. Hal ini bertujuan untuk menjaga tingkat kebersihan air, sekaligus juga untuk mengurangi lumut yang dapat tumbuh di dalam air kolamnya.

Akan tetapi, penggunaan water cleaner ini harus sesuai dengan dosis yang dianjurkan ya!

Nah, itulah beberapa tips untuk membuat kolam renang menjadi tidak licin, sehingga kegiatan berenang pun menjadi lebih aman, nyaman, dan menyenangkan.

BLANTERLANDINGv101
Formulir Kontak Whatsapp×
Data Anda
Data Lainnya
Kirim Sekarang