Mqp4NaR5Map5NGZaLGtaMaV8NTcsynIkynwpACBc

Informasi Harga Baja Ringan di Bandung 2021

material baja ringan dinilai lebih kuat dan mudah saat proses pemasangan

BLANTERLANDINGv101
6993287981039837150

Informasi Harga Baja Ringan di Bandung 2021

Senin, 04 Januari 2021

Bagi yang profesinya di bidang konstruksi bangunan, tentu saja mereka sudah tidak asing lagi dengan sebuah material yang bernama bajaringan. Namun bagi yang awam, pastinya kita belum mengenal jenis material yang satu ini bukan?

Pengertian Baja Ringan



Baja ringan merupakan salah satu material bangunan yang sering dipergunakan untuk berbagai kebutuhan konstruksi, terlebih pada bagian atap bangunan. Ya, entah itu untuk pembangunan atap rumah, gedung, aula, gudang, pabrik, dan lain sebagainya.

Material baja ringan itu sendiri terbuat dari campuran bahan seng dan alumunium. Seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat, kini kualitas baja ringan pun semakin berkelas. Hal itu terbukti, dimana kebanyakan produk-produk baja ringan sekarang ini sudah menyesuaikan kualitasnya sesuai SNI (Standar Nasional Indonesia).

Nah, ngomong-ngomong soal baja ringan, secara kebetulan juga pada kesempatan kali ini akan membahas daftar harga bajaringan Bandung terbaru 2021. Maka dari itu, simaklah baik-baik ulasannya di bawah ini.

Harga Baja Ringan Kanal C

No

Rincian

Harga / Batang

1

Tebal plat 0,55 mm x 6 m

Rp 60.000

2

Tebal plat 0,60 mm x 6 m

Rp 63.000

3

Tebal plat 0,65 mm x 6 m

Rp 66.000

4

Tebal plat 0,70 mm x 6 m

Rp 68.000

5

Tebal plat 0,75 mm x 6 m

Rp 71.000

6

Tebal plat 1 mm x 6 m

Rp 94.000

 

Harga Baja Ringan Jenis Reng

No

Rincian

Harga / Batang

1

35 mm, ketebalan 0,35 mm

Rp 28.000

2

28 mm, ketebalan 0,35 mm

Rp 26.500

3

30 mm, ketebalan 0,40 mm

Rp 31.500

4

28 mm, ketebalan 0,40 mm

Rp 29.000

5

30 mm, ketebalan 0,45 mm

Rp 35.000

6

28 mm, ketebalan 0,45 mm

Rp 32.500

 

 Harga Baja Ringan Taso

No

Jenis Baja Ringan

Harga

1

Baja ringan Taso 0.65 mm

Rp 105.000

2

Baja ringan Taso 0.70 mm

Rp 103.000

3

Baja ringan Taso 0.75 mm

Rp 110.000

4

Baja ringan Taso 1.00 mm

Rp 160.000

 

 

 

 

 

 

Jenis-jenis Baja Ringan

1. Baja Ringan Kanal C


baja ringankanal c

Sesuai dengan namanya, jenis baja ringan yang satu ini tampil dengan bentuk mirip huruf “C”. Selain itu, baja ringan kanal C juga kerap disebut dengan istilah “galvalume”. Jenis baja ringan kanal C biasa digunakan untuk berbagai kebutuhan konstruksi maupun kuda-kuda.

Tak hanya itu, baja ringan kanal C pun sering digunakan sebagai tiang bangunan yang tidak memiliki beban berat. Ya, misalkan saja seperti untuk kanopi dan lain sebagainya. Baja ringan kanal C tampil dengan panjang 6 meter dan ketebalan mulai dari 0,6 mm hingga 1 mm.

Sedangkan ukuran lebarnya sekitar 75 mm dengan tinggi mencapai 35 mm. Adapun mengenai varian ukuran pada baja ringan kanal C ini seperti berikut :

  • 75 x 35 0.60 mm – 6 meter
  • 75 x 35 0.65 mm – 6 meter
  • 75 x 35 0.70 mm – 6 meter
  • 75 x 35 0.75 mm – 6 meter
  • 75 x 35 1.00 mm – 6 meter

2. Baja Ringan Reng

baja ringan reng


Reng adalah salah satu bagian dari atap bangunan yang sering dijadikan sebagai tumpuan dari seng maupun genteng. Pada umumnya baja ringan reng memiliki bentuk seperti huruf “W”, sedangkan materialnya terbuat dari bahan zinc yang terkenal anti karat.

Jenis baja ringan reng hadir kedalam dua tipe ukuran, yakni ukuran besar dan ukuran kecil. Meski memiliki ukuran lebar yang berbeda, namun kedua tipe baja ringan reng tersebut memiliki ukuran panjang yang sama.

3. Baja Ringan Hollow

baja hollow


Pada umumnya, jenis baja ringan hollow sering digunakan untuk pemasangan plafon yang terbuat dari material baja yang berlapis alumunium dan zinc (zinc alume). Sama halnya dengan jenis baja ringan kanal C, dimana baja ringan hollow ini juga sering disebut dengan istilah besi hollow galvalume. Lantas, seperti apakah keunggulan dan kekurangan dari baja ringan?

Keunggulan Baja Ringan

Tahan Terhadap Rayap dan Anti Karat

baja ringan anti karat


Keunggulan dari baja ringan yang harus kamu ketahui, yakni tahan terhadap rayap dan anti karat. Ya, hal itu dikarenakan meterialnya yang terbuat dari bahan zinc. Itu artinya, cara perawatan pada baja ringan pun akan lebih mudah. Berbeda dengan material kayu yang rentan terhadap serangan rayap, sehingga daya tahannya pun semakin buruk.

Menawarkan Harga yang Lebih Murah Dibanding Kayu



Mengingat ketersediaan material kayu dipasaran yang semakin langka, tentu saja harga jualnya pun otomatis akan melambung. Lain halnya dengan baja ringan yang mudah dijumpai di pasarn, sehingga harganya pun masih tetap stabil. Meski harganya lebih murah, daya tahan baja ringan ini sudah terbukti lebih kuat ketimbang kayu lho.

Baca juga : Harga Lantai Kayu Per Meter

Proses Pemasangan yang Tergolong Mudah



Dalam urusan instalasi, baja ringan memang dirancang agar lebih mudah lagi saat proses pemasangan. Tentu saja hal tersebut akan sangat berpengaruh terhadap efisiensi waktu. Bahkan, pemasangan yang mudah pada baja ringan pun pastinya akan lebih menghemat biaya operasional bukan?

Memiliki Tegangan Tarik yang tinggi



Baja ringan memang layak disejajarkan dengan baja konvensional. Mengapa demikian? Pasalnya, baja ringan ini memiliki sifat yang lebih lentur daripada baja konvensional. Bahkan tegangan tarik pada baja ringan tergolong cukup tinggi, yakni mencapai 550 Mpa.

Berbeda dengan baja konvensional, dimana tegangan tariknya hanya mencapai 300 Mpa saja. Mengingat sifatnya yang lebih lentur, pastinya baja ringan ini dapat menyerap energy dalam jumlah yang lebih besar lagi.

Bisa Digunakan Dalam Jangka Waktu yang Lama



Baja ringan memang menghadirkan kualitas daya tahan yang begitu baik, dikarenakan sifatnya yang tidak mudah lapuk sehingga tidak akan mengalami penyusutan. Belum lagi dengan tingkat kelenturannya yang lebih tinggi dari baja konvensional, sehingga baja ringan akan tetap kokoh dalam menahan kestabilan sebuah bangunan.

Material Baja Ringan Dapat Didaur Ulang



Keunggulan berikutnya dari baja ringan yang harus kamu ketahui, yakni materialnya yang dapat didaur ulang. Ya, ketika nanti kamu akan membongkar rangka atap baja ringan, maka jangan langsung membuangnya.

Sebab material baja ringan masih dapat dimanfaatkan untuk membuat berbagai kebutuhan konstruksi bangunan lagi lho. Hal itu bukan tanpa alasan, mengingat baja ringan memiliki karakteristik yang dapat didaur ulang. Dengan kata lain, material baja ringan ini sangat ramah lingkungan.

Kekurangan Baja Ringan

  • Kurang fleksibel untuk profil rumah tertentu
  • Mudah terbawa oleh angin
  • Dapat mengurangi nilai estetika hunian
  • Proses pembuatan yang tidak ramah lingkungan
  • Akan berakibat fatal jika salah perhitungan

Dengan mengetahui keunggulan dan kekurangannya, tentu saja kamu jadikan sebagai bahan pertimbangan saat hendak memakai baja ringan untuk atap.

BLANTERLANDINGv101
Formulir Kontak Whatsapp×
Data Anda
Data Lainnya
Kirim Sekarang