Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer
pro rumah

We're Profesional

Hubungi Kami
Selamat Berbelanja di Prorumah.com , Dapatkan garansi serta potongan harga menarik untuk pembelian dalam jumlah tertentu !!!

Inilah 4 Kelebihan Plafon Kayu yang Jarang Diketahui Orang-orang

 

kelebihan plafon kayu

Plafon menjadi salah satu bagian paling penting yang tak bisa dipisahkan dalam sebuah ruangan. Hal itu bukan tanpa alasan, mengingat penggunaan plafon yang dapat memberikan kenyamanan bagi para penghuninya.

Bahkan, penggunaan plafon juga tentunya dapat memperindah tampilan rumah kita. Ya, penggunaan plafon akan membuat tampilan kabel-kabel yang berantakkan di bagian rangka atap menjadi tampak lebih rapi.

Bukan hanya itu saja, plafon pun berperan sebagai pengatur suhu yang masuk melalui atap rumah. Ada banyak sekali jenis-jenis material plafon yang teredia dipasaran, dimana salah satu jenis plafon yang saat ini tengah ramai diperbincangkan adalah lambersering.

Lantas, apa yang dimaksud dengan lambersering?

Pengertian Lambersering

Lambersering atau yang dalam bahas Inggrisnya “Lumber Ceilling”, merupakan sebuah istilah yang merujuk pada jenis plafon berbahan kayu. Jenis plafon kayu memang memiliki keunikan dan daya tarik tersendiri yang tidak dimiliki oleh jenis plafon lainnya.

Sehingga tak heran, jika permintaan plafon kayu dipasaran selalu mengalami peningkatan dari tahun ke tahunnya. Penggunaan plafon kayu akan menonjolkan sisi kemewahan, elegan, natural, dan kehangatan pada sebuah hunian.

Bukan hanya itu saja, masih banyak lagi kelebihan-kelebihan dari jenis plafon yang satu ini. Nah, untuk mengetahui lebih jelasnya lagi mengenai kelebihan plafon kayu, mending kita simak saja langsung ulasannya di bawah ini.

4 Kelebihan Plafon Kayu

1. Dapat Meningkatkan Nilai Estetika

kelebihan plafon kayu
foto@pinterest

Seperti yang udah disebutkan pada ulasan diatas tadi, bahwa penggunaan plafon kayu akan menghadirkan nuansa mewah, elegan, hangat, dan natural pada sebuah hunian. Hal itu bukan tanpa alasan, mengingat material yang digunakannya terbuat dari bahan kayu asli.

Dengan demikian, maka tak heran jika penggunaan plafon kayu sangat cocok diaplikasikan pada semua jenis bangunan seperti :

  • Perhotelan
  • Perkantoran
  • Studio musik
  • Gedung Theater
  • Cafe & Resto
  • Villa
  • Apartemen
  • Rumah pribadi dan lain sebagainya.

2. Proses Pemasangan yang Tergolong Mudah

plafon kayu mudah dipasang
foto@canva.com

Selain dapat meningkatkan nilai estetika pada sebuah hunian, ternyata proses pemasangan plafon kayu juga tergolong cukup mudah. Mengapa bisa mudah? Ya, hal itu dikarenakan produk plafon kayu sudah dilengkapi dengan profile alur dan lidah yang membuat proses pemasangannya menjadi lebih mudah, lebih kuat, dan presisi.

Baca Juga : Perbandingan Plafon PVC Vs Plafon Lambersering

Tak cuma itu, bahkan plafon kayu tampil dalam bentuk lempengan-lempengan kayu yang sudah dikeringkan sehingga bisa mengurangi tingkat pemuaian maupun penyusutan.

3. Mampu Menyerap Akustik Dengan Baik


contoh penggunaan plafon kayu di studio rekaman musik

Apakah rumahmu tepat persis berada di pinggir jalan atau di pusat keramaian? Jika iya, maka penggunaan plafon kayu ini merupakan pilihan yang paling tepat.

Perlu kamu ketahui, plafon kayu memiliki panel akustik berlobang yang fungsinya untuk memperkuat kapasitas penyerapan akustik serta mengendalikan gema akustik.

Dengan kata lain, plafon kayu alias lembersering ini mampu meredam suara berisik sehingga sering diaplikaikan pada  studio musik, gedung konser, opera, hingga rumah pribadi.

4. Sebagai Pengatur Suhu Ruangan

plafon kayu sebagai pengatur suhu
foto@canva.com

Kelebihan berikutnya dari plafon kayu yang harus kamu ketahui, yaitu berperan sebagai pengatur suhu ruangan. Ya, ketika cuaca sedang panas-panasnya, maka plafon kayu akan meredam energy panas sehingga suhu dalam ruangan rumahmu akan tetap terasa sejuk.

Begitu pun ketika cuaca sedang dingin-dinginnya, maka plafon kayu ini akan menjaga suhu dalam ruangan rumah agar tetap hangat.

Setelah mengetahui keunggulannya, mari kita ke pembahasan selanjutnya mengenai jenis-jenis plafon kayu

Jenis-jenis Plafon Kayu

jenis-jenis plafon kayu

1. Plafon Kayu Kumea

Jenis plafon kayu terbaik pertama yang akan dibahas, yaitu bernama plafon kayu kumea. Dalam industri perkayuan, karakteristik kayu kumea memang telah memenuhi standarisasi berbagai produk perkayuan termasuk untuk produk plafon kayu.

Mengenai spesifikasinya, tingkat keawetan dan tingkat kekerasan kayu kumea ini termasuk kedalam kelas menengah. Sedangkan dari segi bobotnya, ternyata kayu kumea mempunyai bobot yang lebih berat dibanding jenis kayu lainnya.

Nah, karena hal itulah yang membuat kayu kumea sering menjadi pilihna utama untuk pembuatan produk plafon kayu. Meski berbobot ringan, namun plafon kayu kumea sudah terbukti kuat dan tahan lama lho.

2. Plafon Kayu Keruing

Selain kayu kumea, kayu keruing juga menjadi salah satu jenis kayu terbaik di Indonesia. Berdasarkan informasi yang didapat, tingkat kekerasan dan kekuatan pada kayu keruing ini hampir setara dengan kayu jati.

Bahkan yang lebih menariknya lagi, bobot kayu keruing lebih ringan disbanding kayu kumea maupun jenis kayu lainnya. Penggunaan plafon kayu keruing tentunya akan membuat tampilan rumahmu menjadi lebih berestetika.  

3. Plafon Kayu Ulin

Mayoritas kayu ulin yang berkualitas tinggi berasal dari kawasan hutan tropis Kalimantan, dimana batang pohonnya sering digunakan untuk berbagai kebutuhan seperti konstruksi, property, hingga furniture.

Kayu ulin juga memiliki istilah populer lainnya, yakni "bulian / kayu besi" dikarenakan memiliki tekstur yang memang sekeras besi. Tak hanya dari tingkat kekerasan, kayu ulin pun unggul dari tingkat keawetan, pola serat dan warnanya yang begitu indah.

Akan tetapi, kayu ulin memiliki bobot yang lebih berat diantara jenis kayu lainnya. Untuk memenuhi kebutuhan produk plafon kayu, maka ketebalannya akan dibuat lebih tipis sehingga bobotnya pun akan jauh lebih ringan lagi.

Tak cuma itu, kayu keruing tampil dengan warna merah cerah kecoklatan yang tentu saja akan mempertegas kesan mewah, elegan, natural dan hangat pada sebuah hunian.

Untuk mendapatkan kelengkapan informasi tentang produk plafon kayu keruing dan ulin, silahkan Klik Disini

4. Plafon Kayu Momala (Gia)

Nama kayu momala atau juga "kayu gia" memang tidak sepopuler jenis-jenis kayu diatas tadi. Kedati namanya kurang populer, namun kayu momala mengusung kualitas yang tidak kalah bagusnya dari kayu keruing maupun kayu ulin.

Hal itu terbukti, yang mana jenis kayu momala ini memiliki tingkat kekuatan dan keawetan yang termasuk kedalam kategori kelas I dan kelas II.

Sedangkan untuk tampilan fisiknya, kayu momala mengusung warna cokelat dan cokelat kemerahan yang memiliki tekstur keras.

Dengan demikian, maka tak heran juga jika kayu momala sering dimanfaatkan untuk bahan baku pembuatan plafon lambersering, plafon, dan property kayu lainnya.

5. Plafon Kayu Agathis

Jenis plafon kayu terbaik berikutnya yang direkomendasikan untuk kamu, yaitu bernama plafon kayu agathis. Jenis kayu yang satu ini lebih populer dengan sebutan kayu damar, yang mempunyai tingkat kekerasan dan tingkat keawetan kelas III.

Artikel Terkait : Mengenal Jenis-jenis Plafon Untuk Rumah

Dengan kata lain, tekstur kayu agathis cenderung agak lunak yang menjadikannya lebih mudah diolah untuk produk-produk property rumah, seperti plafon kayu maupun lambersering maupun dinding kayu. Penggunaan plafon kayu agathis juga tentunya dapat memperindah tampilan rumahmu.

Nah, itulah berbagai kelebihan dari penggunaan plafon kayu. Bagaimana, apakah kamu juga tertarik untuk menggunakan plafon kayu?