Perbandingan Plafon PVC dan Plafon Kayu Lambersering
Selain berguna untuk melindungi kelistrikan di rumah, penggunaan plafon juga berguna untuk melindungi ruangan dari percikan air hujan maupun rembesan yang masuk melalui celah genteng.
Lebih lanjutnya lagi, plafon alias langit-langit ini berperan sebagai pengatur suhu didalam ruangan lho.
Ketika musim panas tiba, maka plafon akan meredam hawa panas sehingga suhu dalam ruangan akan tetap sejuk.
Begitu juga saat musim dingin tiba, yang mana plafon ini memiliki memampuan untuk menciptakan nuansa hangat.
Ada banyak sekali jenis-jenis plafon yang tersedia dipasaran, dimana masing-masing jenisnya memiliki ciri khas berbeda.
Namun, pada kesempatan kali ini hanya akan membahas dua jenis plafon saja, yakni plafon PVC dan plafon lembersering.
Nah, untuk mengetahui tentang perbandingan kedua jenis plafon tersebut, mending kita simak saja langsung ulasannya di bawah ini.
Mengenal Plafon PVC
Istilah PVC itu sendiri merupakan singkatan dari Polyvinyl Chloride, dimana ia adalah material sejenis polimer yang kerap dijadikan bahan baku untuk pembuatan paralon (pipa air).
Namun, terdapat perbedaan pada proses pengolahan PVC untuk pipa air dan plafon. Menurut informasi yang didapat, material PVC diproduksi kedalam dua bentuk berbeda.
Proses yang pertama, PVC akan diolah menjadi bahan yang bertekstur keras, sedangkan proses kedua akan dibuat bertekstur elastis atau lentur.
Nah, PVC bertekstur elastis tersebutlah yang sering dijadikan bahan untuk pekerjaan struktur rumah hunian, gedung, perkantoran, sekolahan, dan lain sebagainya.
Dengan kata lain, PVC yang bertekstur elastis ini merupaan bahan alternatif untuk pembuatan plafon PVC.
Baca Juga : Plafon Kayu vs Plafon Gypsum
Keunggulan Plafon PVC
- Tahan terhadap serangan rayap dan air
- Memiliki bobot yang lebih ringan
- Kuat dan tidak mudah pecah
- Awet dan bisa digunakan hingga puluhan tahun
- Proses pemasangan yang mudah
- Tidak membutuhkan perawatan khusus
- Harga relatif murah
Kekurangan Plafon PVC
- Dinilai kurang bagus untuk kesehatan karena bersifat racun (ketika berubah menjadi gas)
- Jika tidak diberi motif, maka tampilan plafon PVC akan terkesan monoton
- Plafon PVC sulit didaur ulang
Jenis-jenis Plafon PVC
1. Plafon PVC Motif Kayu
Sesuai dengan namanya, dimana jenis plafon PVC yang satu ini tampil dengan motif menyerupai kayu.
Adapun mengenai berbagai varian plafon PVC motif kayu yang tersedia, seperti flat doff rose wood, flat dove walnut rose, dan flat gloss brown wood grain.
Dengan menggunakan plafon PVC motif kayu ini, tentu saja tampilan rumahmu akan lebih berbeda dari biasanya.
2. Plafon PVC Motif Garis
Begitu pun dengan plafon PVC motif garis yang menyediakan berbagai varian model, mulai dari hologram wood, hologram line, silver hybrid, hingga red peach hybrid.
Untuk mendapatkan tampilan motif yang lebih menarik, kamu bisa mengkombinasikan beberapa warna tersebut.
Jika ada ukuran yang tidak sesuai, kamu pun bisa memotong sedikit plafon PVC tersebut dengan mudah. Sementara panel untuk plafon PVC mempunyai beberapa kategori yang akan dibagi secara kondisional.
Baca Juga: List Kayu vs List Gypsum
Setelah mengetahui tentang plafon PVC, mari kita lanjutkan ke pembahasan tentang plafon lambersering
Mengenal Plafon Lambersering
Lambersering atau yang biasa disebut dengan istilah plafon kayu memang terkenal dengan keindahan warna dan pola seratnya.
Dengan demikian, maka tak heran juga jika penggunaan plafon kayu ini dapat menonjolkan sisi natural, hangat, dan elegan.
Seperti halnya plafon PVC, yang mana plafon lambersering juga menyediakan beragam desain dan motif serasi. Hasilnya, penggunaan plafon lambersering akan menyulap tampilan rumahmu seperti sebuah villa.
Artikel Terkait : Mengenal Jenis-jenis Plafon Rumah
Bukan hanya itu, bahkan plafon lambersering juga menyediakan berbagai varian pola, bentuk, warna, dan jenis kayunya lho.
Tentu saja hal itu dapat memudahkanmu dalam memilih jenis plafon lambersering yang sesuai dengan konsep rumah.
Adapun mengenai beragam keunggulan dan kekurangan plafon lambersering seperti dibawah ini :
Keunggulan Plafon Lambersering
- Dapat menyuguhkan kesan mewah, elegan, natural, dan hangat
- Bisa dijadikan investasi jangka panjang
- Proses pemasangan yang cukup mudah (berkat profile alur dan lidah yang dimilikinya)
- Kokoh dan awet sehingga dapat digunakan hingga ratusan tahun
- Tingkat pemuaian dan penyusutan yang cukup rendah
- Dapat meredam suara berisik dari arah luar
- Mampu menciptakan suhu hangat dan sejuk dalam ruangan
- Cocok dipasang di semua jenis bangunan
- Tahan terhadap serangan rayap dan jamur
kekurangan Plafon Lambersering
Jenis-jenis Plafon Lambersering
1. Plafon Kayu Keruing
2. Plafon Kayu Merbau
Mengingat ukuran kayu merbau yang tebal, apakah ia bisa dijadikan produk plafon lambersering?
Untuk kebutuhan produk plafon lambersering, maka kayu merbau akan dibuat menjadi lebih tipis lagi sehingga bobotnya pun akan jauh lebih ringan.
Dengan kata lain, kayu merbau bisa dijadikan bahan baku untuk pembuatan plafon lambersering.
Disamping teksturnya yang keras dan kokoh, plafon kayu merbau mengusung warna merah kecoklatan dengan pola serat lurus, yang tentu saja dapat meningkatkan nilai estetika pada sebuah hunian.
Baca Juga: Perbandingan Plafon Kayu Ulin vs Plafon Kayu Kruing
3. Plafon Kayu Kumea
4. Plafon Kayu Agathis
5. Plafon Kayu Momala (Gia)
Untuk info pemesanan plafon lambersering, silahkan hubungi marketing kami di nomor (022) 6078 505 / 0811 203 900, atau Klik Disini
Seperti itulah perbandingan antara plafon PVC dan plafon lambersering, sehingga bisa kamu jadikan sebagai bahan pertimbangan sebelum membelinya.
.jpg)




.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)