Mqp4NaR5Map5NGZaLGtaMaV8NTcsynIkynwpACBc

Daftar Harga Paralon Bandung Terbaru 2021

pipa paralon memiliki beragam fungsi sebagai sanitasi, penyaluran air, pembuang…

BLANTERLANDINGv101
6993287981039837150

Daftar Harga Paralon Bandung Terbaru 2021

Rabu, 06 Januari 2021

Apa Itu Pipa Paralon?

Pipa paralon merupakan jenis pipa yang materialnya terbuat dari bahan thermoplastic, yang dicampurkan dengan bahan material vinyl lainnya. Disamping itu, pipa paralon juga kerap disebut dengan nama PVC (polyvinyl chloride).



Dari segi karakteristik, pipa paralon memiliki kekuatan yang bagus sehingga dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama. Bahkan yang lebih hebatnya lagi, pipa paralon memiliki sifat yang anti karat, anti korosi, dan tahan terhadap beberapa zat kimia tertentu seperti alkali.

Melihat keunggulannya yang sedemikian rupa, maka tak heran jika pipa paralon banyak digunakan untuk berbagai kebutuhan hunian seperti instalasi air, irigasi, sanitasi, pelindung kabel, dan lain sebagainya. Ada beragam jenis pipa paralon yang tersedia di pasaran, dimana masing-masingnya memiliki fungsi yang berbeda.

Baca Juga : Jenis-jenis Paralon

Berbicara soal pipa paralon, secara kebetulan juga pada kesempatan kali ini akan mengulas seputar daftar harga pipa paralon Bandung terbaru 2021. Maka dari itu, simaklah baik-baik ulasannya di bawah ini.

Harga Pipa PVC di Bandung

No

Tipe Pipa PVC

Harga

1

Knee 1/2 CROOS

Rp 1.180

2

NATCEL Cocok Bak PVC

Rp 4.000

3

Flock Sock 3 x 2 VOSCAR

Rp 7.000

4

Seal Tape Jumbo VIPER

Rp 7.500

5

Plug Besi 1

Rp 8.000

6

Fitting PVC Sambungan Pipa PVC Paralon Knee 2 Rucika

Rp 8.800

7

Pipa PVC Pipa Paralon Resin Murni Tirtalon 1/2 Type AW

Rp 10.000

8

Pipa PVC Pipa Paralon Resin Murni Tirtalon 3’ Type AW

Rp 10.000

9

Pipa PVC 1/2 CAPITOL SUPER

Rp 11.000

10

Pipa PVC Pipa Paralon Resin Murni Strong 1/2 type AW

Rp 11.500

 

Harga Pipa Limbah SDR-41 Rucika di Bandung

Ukuran mm

Tebal - Panjang

Harga per Meter

Harga per Batang

75 – 3 inch

1,80 – 6 meter

Rp 34.900

Rp 209.400

75 – 3 inch

3,20 – 6 meter

Rp 62.800

Rp 376.800

100 – 4 inch

3,20 – 6 meter

Rp 68.800

Rp 412.800

150 – 6 inch

4,00 - 6 meter

Rp 133.200

Rp 799.200

200 – 8 inch

4,90 - 6 meter

Rp 203.900

Rp 1.233.400

250 – 10 inch

6,20 - 6 meter

Rp 324.100

Rp 1.944.600

300 – 12 inch

7,70 - 6 meter

Rp 504.500

Rp 3.027.000

400 – 16 inch

9,80 - 6 meter

Rp 817.100

Rp 4.902.600

500 – 20 inch

12,20 - 6 meter

Rp 1.271.100

Rp 7.626.600

 

Macam-macam Pipa yang Ada di Pasaran

Memang tidak bisa dipungkiri lagi, bahwa pipa paralon saat ini sukses menggantikan peran besi. Hal itu bukan tanpa alasan, mengingat pipa paralon memiliki banyak keunggulan yang tidak dimiliki oleh jenis pipa besi. Ya, salah satunya dari sisi bobot, dimana pipa paralon memang lebih ringan ketimbang pipa besi sehingga dapat memudahkan proses pemasangan.

Bukan hanya itu, dari sergi harga juga pipa paralon ini jauh lebih murah dibandingkan dengan pipa besi. Adapun mengenai beragam jenis pipa paralon yang tersedia di pasaran seperti berikut :

1. Pipa Paralon SDR-41



Jenis Pipa Paralon SDR-41 umumnya digunakan untuk saluran pembuangan limbah. Ia memiliki ketebalan yang efektif untuk mengalirkan flurida berupa limbah tanpa tekanan, dan biasanya dijual dengan ukuran panjang 6 meter per batang dengan diameter 3 – 24 inch. Guna memudahkan untuk meng-identifikasi saluran air, maka pipa Pipa Paralon SDR-41 ini tampil dengan warna cokelat.

2. Pipa Paralon JIS (Japanese Industrial Standard)

Menurut kabar yang beredar, pipa paralon yang paling umum di jumpai dipasaran itu adalah produk impor dengan standar kualitas JIS (Japanese Industrial Standard). Pipa Paralon JIS ini terbagi lagi kedalam tiga tipe yang dibedakan menurut diameter dan ketebalan seperti berikut :

  • Pipa Paralon JIS Tipe AW



Pipa Paralon JIS Tipe AW merupakan yang paling tebal, sehingga ia mampu menahan tekanan air hingga mencapai 10 kgf/cm2. Pipa Paralon JIS Tipe AW hadir kedalam beragam varian ukuran, mulai dari 1/2 inch hingga 10 inch. Pipa Paralon JIS Tipe AW sangat ideal digunakan untuk saluran air dengan tekanan tinggi, seperti halnya air yang disalurkan dari pompa.

  • Pipa Paralon JIS Tipe D



Untuk tipe paralon yang satu ini ketebalannya sedikit lebih tipis dibanding tipe AW. Hal itu bisa kita lihat, dimana ketebalan Pipa Paralon JIS Tipe D ini hanya mampu menahan tekanan air hingga 5 kgf / cm2. Itu sebabnya, mengapa Pipa Paralon JIS Tipe D lebih cocok digunakan untuk menyalurkan air dengan tekanan sedang.

Pipa Paralon JIS Tipe D menyediakan varian ukuran mulai dari 1,1/4 inch hingga 10 inch. Dengan kata lain, Pipa Paralon JIS Tipe D ini tidak direkomendasikan untuk saluran air yang memiliki tekanan tinggi.

  • Pipa Paralon JIS Tipe C



Menurut standarisasi JIS, variasi Pipa Paralon JIS Tipe C ini merupakan ukuran yang paling tipis dibanding tipe AW dan D. Mengapa demikian? Pasalnya, ia tidak terlalu kuat terhadap tekanan sehingga hanya bisa digunakan sebagai pelindung kabel listrik saja. Pipa Paralon JIS Tipe C tersedia dalam ukuran diameter mulai dari 5/8 inch sampai 5 inch.

3. Pipa SNI



Meski di dominasi oleh produk pipa standar JIS, ternyata di pasaran banyak juga produk pipa paralon yang menggunakan standarisasi SNI (Standar Nasional Indonesia). Jenis pipa SNI pada umumnya kerap digunakan oleh PDAM yang tersedia dalam ukuran panjang batang mulai dari 4 – 6 meter, sedangkan pemasangannya dilakukan dengan 2 cara, yakni dengan menggunakan perekat atau langsung disambung dengan karet.

Cara Memasang Pipa Paralon yang Benar



Dalam proses pemasangan pipa paralon, pertama-tama kita harus memotongnya sesuai kebutuhan dengan menggunakan gergaji khusus plastic. Tak hanya itu, pastikan juga gergajinya mempunyai ketajaman yang bagus agar hasil potongannya menjadi rata dan seimbang.



Apabila tahap pemotongannya sudah selesai, lanjutkan dengan proses penghalusan bagian pipa bekas gergaji menggunakan kertas amplas. Mengapa harus dilakukan peng-amplasan? Ya, hal itu bertujuan agar bagian pipanya menjadi rata sehingga tidak akan sulit saat disambung maupun saat di lem. Bahkan, tujuan peng-amplasan tersebut juga berguna untuk menyumbat kotoran yang masuk lho.



Setelah halus, lakukan pengepasan pipa paralon dengan menyambungnya tanpa lem, lalu beri tanda antar sambungan menggunakan spidol. Jika sudah demikian, maka tahap terakhir yang harus dilakukan adalah pemasangan pipa paralon pada bagian yang dibutuhkan.



Selanjutnya beri lem khusus pada bagian luar dan dalam pipa yang hendak disambungkan, kemudian rekatkan satu sama lainnya. Tekan pipanya sekitar 15 detik sampai lem mengering, lalu lap pipanya jika ada sisa lem yang masih menempel. Selesai.

Nah, bagi kalian yang ingin mengetahui seputar bahan atau material bangunan dan property lainnya dengan lengkap, silahkan klik disini. 

BLANTERLANDINGv101
Formulir Kontak Whatsapp×
Data Anda
Data Lainnya
Kirim Sekarang